Kamis, 21 November 2013

Penyakit pada Hamster

Kawan,, dibalik segala kebahagiaan memelihara hamster kalian harus tahu kalau hamster kita juga bisa terkena penyakit. Dan ini ada beberapa informasi mengenai penyakit yang mungkin menyerang hamster kit. semoga bermanfaat ya :)


- Diare
Termasuk penyakit yang banyak menyerang hamster. Banyak terjadi pada anakan. Hamster dewasa biasanya lebih tahan terhadap penyakit ini daripada hamster anakan. Berikut ini beberapa penyebab, penanganan awal, dan cara pencegahan diare pada hamster.
 
a. Penyebab Diare
  1. Terlalu Banyak Diberi Sayur atau Buah

    Hamster bisa terserang diare jika setiap hamster diberikan sayur atau buah. Untuk pencegahannya pastikan jenis pakan utama yang diberikan adalah campuran biji-bijian, bukan sayur atau buah. Pakan sayur atau buah hanya diberikan dua kali seminggu. Jika telanjur terserang diare, segera ganti jenis pakan yang diberikan dan pastikan air minum selalu tersedia agar tidak terjadi dehidrasi.
  2. Pakan yang TidakTerjaga Kebersihannya

    Sisa pakan yang kotor, basah, atau terkena kencing hamster bisa termakan oleh hamster sehingga hamster mengalami diare. Untuk mencegahnya, pastikan sisa pakan yang ada di dalam kandang terjaga kebersihannya. Baik sisa pakan di dalam wadah maupun di bagian lain kandang seperti di sudut-sudut kandang. Jika pakan memang sudah kotor, segera buang seluruh sisa pakan yang sudah kotor. Setelah itu, cuci tempat pakan hingga bersih, lalu keringkan. Agar tidak diserang diare lagi, pastikan pakan yang diberikan tidak berlebihan agar pakan yang tersisa tidak terlalu banyak.
     
  3. Alas Kandang yang Kotor dan Basah

    Jika alas kandang yang kotor, lembap, atau basah oleh kencing hamster tidak kunjung diganti, bisa menyebabkan diare pada hamster. Terlebih, pada musim hujan saat kelembapan tinggi. Pasalnya, kondisi alas seperti ini dapat ditumbuhi jamur. Hamster yang terserang jamur terlihat lesu, gatal gatal, sulit bernapas, dan mengalami diare kronis. Pencegahan diare akibat alas kandang yang kotor adalah segera mengganti alas kandang saat mulai terlihat kotor dan basah. Jika telanjur terserang diare, segera bersihkan kandang secara total. Buang seluruh alas kandang yang sudah digunakan, lalu cuci bersih kandang menggunakan sabun. Setelah itu, keringkan kandang hingga benar-benar kering.
  4. Serangan Bakteri

    Diare akibat serangan bakteri banyak yang menyerang hamster muda. Bakteri yang menyerang adalah bakteri E. coil. Diare akibat serangan bakteri sering disebut wet tail. Gejalanya, hamster terlihat malas makan dan minum. Selain itu, kotoran yang dikeluarkan berbau sangat tidak sedap. Untuk pencegahan. pastikan kepadatan kandang tidak terlalu tinggi. Buat keadaaan kandang dan lingkungan di sekitarnya senyaman mungkin.
b. Pengobatan Secara Umum
Hamster yang terserang diare sebaiknya dikarantina agar tidak terganggu oleh hamster lainnya. Selama dikarantina, berikan obat diare untuk hamster yang bisa diperoleh di petshop-Petshop terdekat. Hindari memberikan pakan berupa sayur-SaYuran segar yang banyak mengandung air agar pencernaanya tidak terganggu. Berikan pakan yang mengandung sedikit air.


- Perut Kembung
Gangguan ini biasa terjadi pada anakan hamster. Gejala yang timbul adalah perut membesar dan tidak bisa buang air besar. Penyebabnya penyumbatan di saluran pencernaan akibat kelainan pada saluran pencernaan. Karena itu, penangananya masih sulit. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada anakan hamster. Untuk mencegahnya, pakan dan minum hamster harus terjaga kebersihannya dan selalu diganti secara rutin


- Iritasi Mata
lritasi mata pada hamster umumnya disebabkan oleh debu serutan kayu atau pasir yang masuk ke dalam mata. Hal ini terjadi saat hamster menggali alas kandang atau bergulingguling di atas pasir. Iritasi mata membuat mata hamster terlihat kemerahan dan berair. Jika iritasi terlalu lama dibiarkan, hamster bisa mengalami katarak, bahkan kebutaan. Untuk mengatasinya, bersihkan mata hamster menggunakan kapas dan air hangat. Basahi kapas dengan air hangat, lalu basuh ke pinggiran mata yang mengalami iritasi.

-Katarak
Gangguan ini sering terjadi pada hamster dewasa atau tua. Penyebabnya adalah faktor genetik dan kekurangan vitamin. Jika penyebabnya adalah faktor genetik, hamster tersebut sebaiknya tidak diternakkan. Gejalanya berupa munculnya selaput yang menutupi sebagian atau seluruh mata. Katarak pada hamster saat ini belum bisa diobati. Namun, penyakit ini bisa dicegah dengan rutin memberikan sayur pada hamster. Salah satu sayuran yang baik untuk mencegah katarak adalah wortel. Kandungan vitamin A pada wortel dapat menjaga kualitas penghambatan hamster.

-Tumor
Risiko terkena penyakit ini terjadi pada saat hamster sudah tua. Gejala yang terlihat adalah munculnya benjolan di salah satu bagian tubuh. Biasanya, terdapat di bagian perut. Tumor dapat menyerang semua jenis hamster. Tumor tidak dapat diobati sehingga harus dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

-Kurap / scabies
Kurap umumnya disebabkan oleh kebersihan kandang yang kurang terjaga atau karena menggunakan pasir sebagai alas kandang. Pasir atau serbuk kayu yang basah dapat menempel ke bulu dan badan hamster sehingga menimbulkan iritasi dan rasa gatal. Lama-kelamaan timbul kurap. Biasanya, penyakit ini muncul saat peralihan musim, yakni ketika masuk musim hujan. Untuk mengatasinya, mandikan hamster yang terkena kurap menggunakan air hangat secukupnya. Setelah itu, hamster harus segera dikeringkan. Gunakan hair dryer agar hamster benar-benar kering. Hal ini penting untuk mencegah penyakit semakin parah jika kondisi hamster basah.

Selain itu, pasir sebaiknya tidak digunakan sebagai alas kandang untuk sementara waktu. Bagi yang menggunakan alas kandang serbuk kayu sebaiknya pilih yang lebih halus. Jika sudah telanjur parah, kurap bisa diatasi dengan obat kurap khusus hamster yang diberikan dengan cara disuntik. Cara penggunaan dan dosis obat disesuaikan dengan aturan pada kemasan. Obat ini bisa diperoleh di petshop terdekat. Hamster yang menderita kurap sebaiknya dipisahkan dan yang lain karena penyakit ini dapat menular.Namun perlu di ingat, metode pengobatan dengan cara disuntik saat ini hanya bisa diterapkan untuk mengatasi kurap pada jenis hamster syrian.

-Bisul
Hamster biasanya terserang bisul akibat digigit semut atau nyamuk. Untuk mengatasinya, bersihkan bagian yang terkena bisul dengan air hangat. Lakukan secara hati-hati. Berikan Betadine ke bagian yang terserang bisul. Untuk pencegahanya, kandang ditutup dengan kawat kasa pada malam hari. Untuk mencegah semut datang, cukup taburi kapur barus secukupnya di dekat kandang. Kandang juga harus selalu dibersihkan secara teratur sehingga tidak ada semut atau nyamuk yang menyerang hamster.

-Rontok Bulu
Hamster juga bisa mengalami rontok bulu. Rontok bulu disebabkan oleh kekurangan vitamin, karena akan memasuki usia dewasa, dan serangan penyakit (kutu). Saat akan memasuki usia dewasa, bulu yang rontok biasanya hanya sebagian. Sementara itu, jika diserang penyakit, seluruh bulu hamster bisa rontok.
  • Rontok Bulu Akibat Kekurangan Vitamin
    Memberi pakan tanpa memerhatikan keseimbangan gizi dapat menyebabkan rontok bulu pada hamster. Misalnya, hanya memberi pakan biji-bijian dan tidak memberikan sayur dan vitamin. Untuk mencegahnya, pastikan asupan sayur dan vitamin diberikan secara rutin.
     
  • Rontok Bulu Akibat Serangan Kutu
    Serangan kutu yang parah dapat menyebabkan rontok bulu pada hamster. Biasanya, terlihat botak di bagian punggung hamster. Untukmengatasinya, berikan obat antikutu sesuai dengan aturan yang tertera di kemasan. Selain itu, ganti alas kandang secara rutin agar tidak menjadi sumber penyakit. Jangan lupa untuk memisahkan hamster yang terkena kutu dan hamster yang lain.
-Abcesses
Abacesses adalah luka di bawah kulit yang berisi nanah. Mereka dapat membesar sangat cepat dan juga sebagai tanda infeksi terjadi. Pertolongan: Periksakan ke dokter hewan segera. Antibiotik biasanya diberikan dan abcess mungkin ditusuk. Luka sering dibersihkan dan mungkin harus dibersihkan teratur sampai sembuh. Beberapa hamster mungkin perlu menjalani operasi untuk mengeluarkan absess.

-Pendarahan
Kadang-kadang hamster mengeluarkan darah dari pantatnya. Kemungkinan tanda ini adalah adanya infeksi rahim pada hamster Sirian betina. Darah sedikit pada pantat pada hamster dwarf rusia dapat juga menandakan bahwa hamster itu hamil.Pertolongan: Jika hamster syrian mulai berdarah dari pantatnya maka bawalah ke dokter. Jika ini infeksi rahim maka hamster perlu antibiotik untuk disembuhkan. Berdarah juga dapat berarti hamster sedang melahirkan. Jika hamster dwarf rusia berdarah parah maka ia juga perlu dibawa ke dokter.

-Diabetes
Campbell dwarf rusia dapat terkena diabetes dari keturunan. Hamster akan kehilangan berat badan dan kelihatan kurus dan sakit. Hamster akan banyak minum air dan memiliki area toilet yang sangat basah. Pasien hamster biasanya mati sangat muda sekitar empat sampai enam bulan. Pertolongan: Beberapa pemelihara hamster mencoba dengan makanan dengan bermacam-macam hasil. Insulin umumnya tidak ide yang bagus karena sangat sukar untuk mengetahui berapa banyak insulin yang harus diberikan ke hewan sekecil itu. Pada saat ini belum ada obatnya.

-Hipspot (bercak pada pinggul)
Semua hamster memilikinya tetapi pada hamster tua yang bulunya menipis dapat terlihat jelas seperti bermasalah. Tanda bercak ini berada di kedua pinggul dan dapat terlihat seperti dua tahi lalat. Pertolongan: Biarkan, jangan digangu atau diusik. Biasanya tidak bermasalah. Kamu dapat melukai mereka daripada baik dengan mencoba menghilangkan ini.

-Luka
Selama lukanya tidak terlalu dalam atau kelihatan bersih maka luka itu dapat dibiarkan. Perhatikan saja sampai lukannya sembuh. Luka yang lebih dalam yang terlihat infeksi perlu nasihat dokter.Pertolongan: Umumnya dengan antibiotik. Memandikan dengan air garam juga membantu untuk menjaga supaya bersih. Jangan pernah member betadine pada luka karena hamster akan menjilat-jilati. Lebih baik dibasuh air hangat terlebih dahulu baru dengan air es agar darah cepat membeku dan tidak mengalir lagi.

-Virus Papova
Penyakit ini merupakan penyakit hamster yang relatif baru yang diguleti oleh dokter saat ini. Tanda-tanda simptom termasuk rasa jendolan di belakang leher, benjolan-benjolan kecil di bawah kulit, benjolan benjolan seperti kutil di dagu atau bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dipercaya ditularkan melalui air seni dan melalui memegang hamster yang sakit dan tidak mencuci tangan setelah itu.Pertolongan: Tidak ada obat untuk papova untuk saat ini. Pemelihara hamster mencoba dengan menghilangkan benjolan melalui operasi tetapi tidak ada jaminan bahwa benjolan itu tidak muncul lagi. Penyakit ini diperkirakan genetika. Beberapa hamster mati karena penyakit ini dan hamster lainnya juga dapat sembuh dan benjolan juga hilang. Penyakit ini menular dan kamu harus memisahkan hamster yang terkena penyakit ini.

-Wet Tail (ekor basah)
Penyakit hamster yang paling disebar-luaskan. Tanda-tanda symtom adalah hamster sangat lemah dan mencret.Pertolongan: Perlu segera dibawa ke dokter. Sangat disayangkan penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan hamster mungkin tidak tertolong.

-Salesma
Salesma atau pilek pada hamster biasa disebabkan oleh udara panas atau penurunan suhu drastis. suhu yang ideal untuk hamster adalah 18-22 C. Sealin itu, salesma juga dapat ditularkan dari manusia. Gejala salesma dimulai dari hamster yang sering bersin dan keluar cairan dari mata dan hidung. Hamster akan terlihat lesu, matanya setengah tertutup dan selalu terlihat bergelung (tidur) di salah satu sudut kandang.

-Colds
Flu pada hamster dapat disebabkan oleh suhu kering, oleh karena itu penempatan lokasi kandang sangat mempengaruhi. Gejalanya hamster menderita flu: bersin, hidung basah, nafas berat, dan selalu duduk dengan posisi membungkuk. Sangat dianjurkan untuk tidak memandikan hamster karena merupakan salah satu sumber flu yang utama. Jangan pernah bermain-main dengan hamster ketika anda sedang flu karena bisa menular ke hamster kesayangan. hamster yang mengidap flu sebaiknya diletakkan pada ruang yang hangat dan kering. Makanan yang lembut (telah dihaluskan) baik untuk hamster yang flu, air minum yang telah diberi sedikit madu juga baik untuknya.

-Bladder Stones
Gejala hamster yang mengalami Hamster Bladder Stones adalah adanya setitik kecil darah pada urine-nya. hamster akan merasakan sakit yang luar biasa pada saat kencing dan hamster terlihat lemas. memberi makan daun dandelion dapat membantu produksi urin dan memaksa batu ginjal keluar dengan sendirinya. cara lain adalah dengan menambahkan sedikit garam pada minuman atau makanan.

-Diarrhoea
Hamster Diarrhoea merupakan hasil dari pemberian makanan yang tidak benar dan terkadang kombinasi yang salah pada makanan basah dan kering. makanan yang busuk atau minuman yang kotor juga pemberian makan sayur-sayuran yang berlebihan juga menjadi penyebab. gejala Hamster Diarrhoea terlihat dari kotorannya (feces) yang berwarna hijau, encer, dan dalam jumlah yang banyak. jika hamster anda menderita diare, segera singkirkan semua makanan basah yang ada dan beri makan roti kering dan nasi matang. pemberian minuman teh chamomile juga disarankan. kemudian bersihkan kandang dari kotoran hamster 2 kali sehari. setelah hamster lebih baik, segera disinfek kandang hamsternya.

-Constipation
Hamster constipation mengindikasikan adanya penyumbatan pada saluran pencernaan (sembelit). Ini merupakan akibat dari perilaku hamster yang mengunyah bedding yang kotor atau hamster kurang minum (dehidrasi). Hamster akan menunjukkan tanda-tanda sakit perut dan berhenti makan. Coba tambahkan buah dan sayur seperti kubis atau daun dandelion dalam porsi makanan hamster atau beri satu tetes minyak sayur setiap hari. Ulangi 2 hari sekali. Pastikan hamster mendapat air minum yang bersih.

-Rectal Prolapse / Hamster's Prolapsed Rectum
Untuk yang ini sudah pasti kawan-kawan tahu, ini disebut juga dengan Hernia pada manusia. Gejala turunnya posisi pencernaan hingga terlihat keluar / menjuntai pada anus hamster. Jika terjadi hal ini, sebaiknya hamster dibawa ke dokter hewan untuk dioperasi.

-Strokes
Ketika hamster terserang penyakit stroke, kepala hamster biasanya akan miring ke satu arah dan hamster berlarian berputar-putar. Stroke biasanya menyerang pada malam hari. Hamster yang terserang stroke mempunyai tingkat harapan hidup yang rendah, walaupun mereka mampu bertahan hidup, mereka akan mengalami ”head tilt” / miring kepala secara permanen. Namun ”head tilt” ini biasanya terjadi karena adanya infeksi di bagian dalam telinga atau bisa juga terjadi karena infeksi saluran pernapasan. Hamster akan mencoba memiringkan kepalanya ketika berusaha untuk berjalan. Infeksi bakteri ini dapat disembuhkan dengan resep obat dari dokter hewan. Hal lain yang memungkinkan terjadi adalah adanya tumor otak pada hamster. Gejalanya stroke lainnya adalah biasanya hamster akan bersikap normal namun kemudian hamster seperti ”kesurupan” / terhipnotis dengan bersikap diam saja tidak bergeming ketika dikagetkan. Stroke dapat disembuhkan dengan porsi makanan dan minuman yang berimbang dan harus selalu dipantau selama 2 minggu berturut.

-Skin Mites
Skin Mites ini termasuk parasit yang berbahaya bagi hamster. Kutu ini berupa laba-laba kecil yang bersarang di kulit hamster sehingga seakan tidak terlihat sama sekali. Jika kutu kulit ini menyerang salah satu hamster, maka dengan cepat akan menular pada hamster lainnya dalam kandang yang sama. Kutu kulit ini juga dapat tertular dari binatang lainnya seperti anjing atau kucing. Gejala bulu rontok pada hamster biasanya terjadi karena aksi menggaruk yang berlebihan. Hamster bisa mengatasi kutu ini dibantu dengan spray anti kutu untuk hamster. Segera disinfek kandang hamster dan semprot dengan anti kutu. Jangan menyemprot secara langsung pada hamster, lakukan dengan menggunakan sikat gigi yang kemudian disapukan ke bulu hamster kemudian gunakan tisu kering untuk mengelap bulu hamster. Ikuti petunjuk pada spray anti-kutu.

-Ear Mites / Hamster Ear Mange
Hamster Ear Mites / Hamster Ear Mange dikenal juga sebagai Notoedres. Kutu ini hidup/berkembangbiak disekitar telinga hamster dan bisa menjangkit wilayah muka dan kaki hamster. Hamster Ear Mites ini berkembangbiak dengan cepat pada area yang terinfeksi dan hamster pun mulai merasa terganggu dengan kehadiran kutu ini dan akan menggaruk secara membabi buta. Kulit hamster menjadi rusak, hitam dan menjadi fatal jika terus dibiarkan karena hamster bisa mati mendadak karena aksi menggaruk yang brutal hingga tak sadar mencabik diri sendiri.Pengobatan dilakukan oleh Vet dengan menyuntik cairan Ivermectin atau memberikan Ivermectin secara oral. Krim / salep juga perlu dioleskan untuk mengurangi rasa gatal dan bakteri yang ada. Kandang hamster perlu dibersihkan lebih sering (3-5 kali seminggu) untuk mencegah supaya Hamster Ear Mites tidak menjangkit hamster lagi.Untuk Hamster Ear Mange (kudis) aplikasi (dioleskan) secara berhati2 dengan menggunakan olive oil. Minyak lavender, rosemary, tea tree dan bawang putih juga bisa digunakan.

-Cysts
Hamster's Cysts adalah rongga yang berisi cairan. Terkadang juga berisi udara / materi semi-padat. pada foto diatas, terlihat hamster dengan cysts didaerah mulut. Hamster's Cysts dapat membesar dan membuat hamster kesulitan makan.Hamster's Cysts dapat diobati oleh Vet dengan menguras isi rongga, walaupun ada kemungkinan Hamster's Cysts dapat muncul kembali. Jika Hamster's Cysts terkoyak, obati dengan cara yang sama seperti pengobatan pada tumor/kanker yang terkoyak, yaitu dengan mengoleskan minyak lavender/minyak sayur.

Untuk mencegah penyakit-penyakit ini menyerang hamster, berikut ada beberapa tips, yaitu :
  1. Mereka perlu kandang yang nyaman, jauh dari kekeringan dan kelembaban, dibersihkan dengan baik dan teratur
  2. Mereka perlu diberi makan dengan makanan campuran lengkap yang memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
  3. Mereka menikmati makanan buah segar atau sayuran dalam jumlah sedikit.
  4. Mereka suka bermain dan keluar untuk bermain bersama dengan pemiliknya.

Rabu, 20 November 2013

Merawat Hamster yang Sedang Hamil

Halooo sahabat hamster :) Bagaimana kabar hamstermu? 

"Nyit.. nyit...nyiit" tiba-tiba terdengar suara dari kandang hamster. Wah ayoo segera dicek, bisa jadi itu suara dari bayi hamster yang baru saja lahir. Itu tandanya sahabat hamster belum bisa membedakan hamster sahabat sedang hamil atau tidak, atau bisa jadi sahabat kurang memperhatikannya. Kalau sahabat memelihara hamster sepasang dengan usia sekitar 2-3 bulan, segera diawasi yaa, siapa tahu mereka sedang dalam proses kawin. Karena di usia 2-3 bulan itu lah biasanya hamster sudah mulai aktif dalam berkembang biak, biasanya kawin akan terjadi setelah dipasangkan selama beberapa hari atau bahkan sampai 2 minggu.

Untuk mengecek hamster sedang hamil atau tidak, coba perhatikan tingkah lakunya, biasanya hamster yang sedang hamil lebih agresif, lebih lincah main roda putarnya, tapi lebih cepat capek, dan jadi suka menggigit kalau dipegang. Setelah itu coba dipegang atau lihat bagian perutnya ketika ia sedang memanjat, biasanya perutnya lebih buncit ke samping. Nah kalau sudah terlihat perutnya yang membuncit, sahabat harus lebih memerhatikan pola makannya, lebih sering diberikan vitamin. Hamster biasanya hamil selama 5 hari sampai 2 minggu jika melahirkan bayi hamster yang normal dan berkualitas baik. Jumlah bayi hamster yang dilahirkan sekitar 2-8 ekor.

Ada perlakuan khusus nih jika hamster kamu berjenis Campbell atau Syrian. Sebaiknya ketika hamster sahabat sedang hamil langsung ditempatkan di kandang yang terpisah. Kenapa? Karena sifat Campbell dan Syrian yang lebih protektif atas dirinya dari musuh. Bayi hamster yang baru lahir akan memiliki bau yang dianggap berbeda oleh hamster Campbell atau Syrian, walaupun itu adalah ayah dari bayi yang baru dilahirkan. Itulah mengapa ada beberapa sahabat hamster yang trauma karena bayi hamsternya dimakan oleh sang ayah hamster.

Tapi kalau sahabat hamster tidak tahu kalau sang ibu sedang hamil dan tiba-tiba melahirkan, selagi masih ada waktu, segera dipisahkan ya dari ayahnya. Namun kesempatan ini jarang sekali ditemukan, karena biasanya keburu dimakan ayahnya.

Kalau jenis hamsternya bukan Campbell atau Syrian, gak apa-apa kok kalau gak dipisah. Tapi emang lebih bagus dipisah, karena sang ibu bisa lebih fokus dan sang ibu-ayah tidak keburu kawin lagi selama anak-anaknya masih memerlukan perhatian dari ibunya.

Untuk kandang baru bagi sang ibu hamster beserta anaknya, berikut ini ada beberapa spesifikasi khusus supaya sang bayi bisa tumbuh sehat dan penuh perhatian dari ibunya, yaitu:

1. Bedding:
  • Serbuk Kayu
  • Koran
  • Tisu
Sebaiknya menggunakan koran, karena saat sang ibu merawat anaknya, akan sulit untuk sering membersihkan kandang, dan kandang akan jadi bau. Kandungan karbon pada kertas koran dapat menyerap bau tersebut. Korannya tidak perlu diapa-apakan, karena sang ibu akan merobek-robeknya sedniri dan membentuk sarang yang cocok untuk ia dan anak-anaknya. Tambahkan juga serbuk kayu sedikit agar lebih hangat.
Jangan menggunakan pasir zeolith, karena akan mengakibatkan berdebu.
2. Jangan ada mainan
Ada 2 kemungkinan jika ada mainan, jika sang ibu hamster agresif ke arah main, ia akan main terus, dan anak-anaknya terlupakan, sehingga anaknya jadi kurang gizi. Kemungkinan lainnya ialah mainannya tidak terpakai karena ia fokus merawat anaknya.
3. Kandang sebaiknya aquarium, ember, toples besar, atau lainnya yang sekelilingnya tidak terekspos seperti cage.
Jika materialnya transparan, sebaiknya ditutup dengan kertas. Ini bertujuan agar suhu di dalam kandang jadi lebih hangat dan sang ibu tidak merasa sedang diperhatikan. Hamster yang baru pertama kali melahirkan atau agak sulit beradaptasi dengan melahirkan, biasanya akan sangat sensitif dan merasa sangat terganggu jika ada yang memerhatikannya. Biasanya ia akan protes, marah-marah, dan anaknya tidak disusui.
4. Letakan di tempat yang kering, tidak lembab, dan cukup cahaya, tapi tidak panas
5. Permudah akses untuk minum dan makan
Letak tempat makan dan minum jangan sampai menyulitkan sang ibu hamster. Pastikan air dan makanan selalu tersedia bersih dan fresh! Jangan sampai sang ibu kehausan dan kelaparan, karena bisa-bisa justru sang ibu yang akan melahap anaknya.
Selama hamster sedang menyusi, biarkan dia fokus yaa, jangan diganggu. Sabar ya sahabat hamster, jangan menyentuh sang anak sampai usia kurang lebih dua minggu. Karena jika disentuh, maka badannya akan berubah baunya dan sang ibu tidak akan mengenalinya lagi, akibatnya sang anak tidak lagi disusui. Setelah berusia dua minggu, bayi hamster sudah berubah menjadi hamster yang lucu-lucu deh. Sedang belajar jalan dan sudah bisa makan. Kalau mereka sudah berbulu lebat, lincah jalannya, nah waktunya untuk dipindah ke kandang yang biasa. Mereka sudah siap untuk main roda putar :

Oiya, berikan sang ibu waktu istirahat dulu ya sebelum ditemukan dengan suaminya. Kurang lebih satu minggu saja kok. Baru deh bisa digabung lagi.

Reaksi Hamster dengan Tangan Kita

  • Mengendus atau menggigit

    Tanda dia sedang mengidentifikasi sesuatu yang memasukin teritorinya. Hal ini biasa dilakukan semua hamster dan jika dia mulai meraih-raih telapak tangan dan ingin naik, berarti dia sudah merasa nyaman dan ingin diajak bermain.

  • Menerkam & Menancapkan gigi

    Hamster yang bereaksi seperti ini biasanya dalam sikap waspada, mereka mengigit untuk melindungi diri dan menganggap benda-benda asing yang masuk kedalam wilayah mereka adalah ancaman yang harus di singkirkan. Kebanyakan terjadi pada jenis Campbell dewasa atau beberapa betina yang sedang hamil atau sedang menyusui.
  • Menjerit & lari

    Tanda dia sedang dalam perasaan terintimidasi, tertekan dan ketakutan. Sebaiknya jangan memaksa memegang hammy dalam keadaan seperti ini karena akan makin memperparah perasaan takutnya. Bisa disebabkan karena dia tidak pernah berinteraksi dengan tangan manusia atau bisa juga karena dia menjadi bulan-bulanan teman 1 kandangnya (di intimidasi).
  • Tidak menghampiri & tetap berbaring
    Bisa ada 2 kemungkinan, pertama tanda dia sedang nyaman pada posisinya sekarang dan ingin bersantai beristirahat, sepertinya tangan kamu bukan sesuatu yang menarik untuk dihampiri. Kemungkinan kedua dia sedang lemas karena sedang sakit, Sebaiknya kamu langsung memeriksa keadaan dia.
  • Mengendus lalu naik ke tangan
    Kalo begini, itu tandanya hamster kita sudah sangat mengenalmu, dan sudah nyaman dengan tanganmu karena dianggap aman, dan akrab dengan baumu.. mungkin kamu akan memberinya makanan, Pikirnya :)

Reproduksi Hamster


Memelihara sepasang hamster akan sanagt terjadi kemungkinan hamster kita berkembang biak. Terkadang para penggemar hamster ada yang ingin hamsternya cepat berkembang biak, ada pula yang tidak igin hamsternya beranak. Kalian termasuk yang mana??

Itu terserah pada kalian, tapi disini aku akan membahas tentang reproduksi hamster, bukan berarti aku mengajak kalaian untuk mengembangbiakkan hamster, tapi ingin memberikan sedikit informasi mengenai prkembang biakan hamster.

Yuk kita intip satu persatu :)
  1. Syrian
    Organ seksual hamster syrian matang pada usia 28 hari, tetapi untuk mengawinkannya sebaiknya pada umur 3-4 bulan. Masa birahi syrian betina adalah setiap 4 hari sekali, jadi kalo dikawinkan tidak pada masa birahi, biasanya ia akan menyerang sang jantan. Jadi hati hati lho kalo mau ngawinin siria, biar si jantan enggak galau :D Hamster syria biasanya beranak berkisar antara 2-8 anak bahkan lebih tergantung kondisi dari hamster tersebut, dengan masa kehamilan antara 18-20 hari.



  2. Campbell dan Winter Whiter White
    Campbell oh campbell, ini dia hamster yang paling doyan beranak. Campbell adalah hamster yang paling cepat dan subur reproduksinya. Oragan sexsual campbell sudah matang pada usia 4-5 minggu, tetapi alangkah baiknya jika kalian mengawinkan mereka pada usia 3-4 bulan ya. Karena kalau di kawinkan buru buru takutnya anaknya banyak yang engga selamat. Campbell biasanya beranak diatas 4 ekor.

  3. Roborovski

    Hamster roborovski sangat sulit untuk dikembangbiakkan, mungkin karena sifatnya yang pemalu dan mudah stress. Roborovski mengalami kematangan organ sexsual pada usia 4-6 bulan dengan mas kehamilan 22 - 30 hari lho






Mainan untuk Hamster

Hamster sudah punya, kandangnya sudah ada.. Tapi masih ada yang kurang agar peliharaan kita ini betah di kandangnya dan kita juga enggak bosan untuk bermain dan melihatnya setiap hari. Apa itu??

ya.. Mainan hamster. Tentunya kalian juga pasti bingung, mainan apa saja sih yang cocok untuk hamster kita? Ini dia beberapa mainan yang paling banyak dipakai oleh para penggemar hamster.
  1. Roda Putar
    Roda putar merupakan mainan yang paling di sukai hamster karena hamster bisa berlari sekencang mungkin di dlam roda tersebut. Selain itu roda putar  juga berfungsi untuk membuat hamster agar tidak malas dan nggak gemuk.

    Nah lihat itu, aneh aneh mainan hamster itu. aku saja nggak punya.
  2. Rumah Rumahan
    Rumah - rumahan hamster ini sangat di senangi hamster ketika hamster tersebut tidur. karena hamster itu kalo tidur pasti mencari tempat yang nggak dingin. dan biasanya satu rumah-rumahan itu bisa di isi 4-5 hamster. Bisa juga untuk hamster yang melahirkan dan beranak, agar anaknya selalu hangat dan bisa aman.


  3. Jungkat Jungkit


    Kalau yang satu ini emang hamster juga suka, senang sekali maen pelorotan bahkan jugnkit2an.. lihatlah gambarnya aneh - aneh saja.


    Itu dia beberapa mainan hamster yang harus kalian punya teman teman.. selamat mengkoleksi :)

Selasa, 19 November 2013

Serbuk Kayu sebagai Alas Kandang Hamster



Serbuk kayu adalah salah satu perlengkapan yang paling dibutuhkan oleh hamster. Serbuk kayu ini memiliki berbagai fungsi esensial dalam kehidupan hamster sehari-hari, antara lain :
1. Sebagai alas kandang yang empuk dan nyaman
2. Penghangat dari udara dingin
3. Bahan pembuat sarang
4. Menyerap kelembaban, terutama untuk air kencing
5. Tempat menaruh bayi yang aman ketika melahirkan

Serbuk kayu yang dijual di Indonesia terdiri dari beberapa kelas, mulai dari yang murah buatan lokal sampai serbuk kayu impor. Jika Anda memutuskan untuk membeli serbuk lokal, Anda harus memperhatikan beberapa seperti apakah serbuk kayu tersebut berbau, apakah ada benda-benda berbahaya yang dapat mencelakakan hamster Anda seperti paku misalnya. Serbuk lokal yang murah biasanya diambil dari sisa-sisa serutan kayu yang dipakai dalam pembangunan rumah atau pembuatan perabot rumah tangga. Serbuk kayu ini bisa mengandung semprotan cat atau pelapis kayu lainnya dan tentu saja ini berbahaya bagi hamster Anda.


Serbuk kayu impor biasa dijual dalam kemasan yang dipadatkan. Serbuk kayu ini dibuat khusus untuk kepentingan hewan peliharaan, bukan dari bahan-bahan sisa. Serbuk impor biasa dikeringkan dengan mesin sehingga kadar kelembabannya sesuai dengan hamster Anda, dimana faktor kelembaban sangat penting untuk menjaga bulu hamster tetap bagus dan rapi.

Botol Minum Hamster


Belilah sebuah botol minum yang khusus didesain untuk hamster.


Hamster minum air dengan menjilat ujung dari botol yang akan mengeluarkan air sedikit demi sedikit dengan mekanisme tertentu. Jangan menaruh wadah berisi air di dalam kandang, karena hanya akan menyebabkan hamster menjadi basah bahkan bisa terserang penyakit. Anda tidak perlu melatih hamster untuk minum dari botol karena semua hamster akan dapat melakukannya secara naluriah.

Tempat Makanan Hamster



Tempat makan adalah salah satu atribut kandang hamster Anda. Gunanya tentu saja agar Anda dapat menaruh makanan hamster dalam sebuah wadah dengan rapi. Jika Anda hanya menyebar makanan hamster yang rata-rata berupa biji dan kacang-kacangan, biasanya makanan itu akan terkubur dalam serbuk kayu sehingga sulit ditemukan oleh hamster.

Tempat makan hamster bisa Anda beli di toko/petshop tapi bisa juga Anda gunakan wadah lain sebagai alternatif. Tempat makan hamster yang baik adalah sebuah wadah yang cukup keras misalnya plastik keras atau mangkuk kaca. Tempat makan hamster dari plastik yang biasa dijual di pasaran biasanya sudah didesain agar tidak mudah tumpah dan tidak mudah dibalikkan oleh hamster. Jika Anda mencari alternatif lain pilihlah sebuah wadah yang cukup berat sehingga tempat makan itu tidak mudah terbalik.


Taruhlah tempat makan di tempat-tempat yang mudah ditemukan dalam kandang hamster. Jika kandang hamster sangat besar, taruhlah lebih dari satu tempat makan sehingga hamster mudah menjangkaunya.

Bersihkan tempat makan ini dan gantilah makanan dengan makanan yang baru setiap hari. Beberapa hamster suka buang air kecil di tempat makannya dan menyebabkan biji dan kacang-kacangan menjadi lembek sehingga akhirnya mereka tidak mau lagi makan dari tempat makan tersebut kecuali dibersihkan dan diganti dengan yang baru. Jadi untuk menjamin hamster Anda makan dengan lahap setiap harinya, bersihkan tempat makan hamster dengan rutin.

Kandang Hamster

  1. Ukuran Kandang

    Apapun kandang yang Anda gunakan, berilah hamster Anda kandang dengan ukuran yang layak. Kandang yang terlalu kecil akan memicu stress pada hamster. Sama seperti layaknya manusia yang ditempatkan di kamar yang terlalu kecil dan tidak bisa keluar, pasti rasanya tidak nyaman bukan?


    Hamster menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam kandang, oleh sebab itu cobalah untuk memberikan kandang yang nyaman dan cukup luas bagi mereka untuk bermain. Lengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang mereka butuhkan dan berikan ruang bagi mereka untuk bergerak.


    Jika Anda memelihara seekor hamster, berilah kandang minimal 30x40 cm. Lebih besar tentu lebih baik. Perbesar ukuran kandang jika Anda memelihara hamster dalam jumlah yang lebih banyak.

  2. Berbagai Jenis Kandang dan Alternatif

    Sekarang ini bermunculan banyak jenis kandang hamster dengan berbagai fasilitas dan mainan yang lucu. Anda bisa memilih kandang yang Anda sukai tapi dengan memperhatikan berbagai aspek. Beberapa kandang akan terlihat lucu, beberapa lagi akan merepotkan Anda, semua kandang memiliki sisi positif dan negatifnya. Anda tentukan sendiri pilihan Anda :


    - Kandang Sederhana




    Jenis kandang seperti ini adalah yang paling sederhana, banyak ditemui dimana-mana. Mudah dibersihkan, sistem sirkulasi udara sangat baik tapi mungkin penampilannya memang terlihat sederhana.


    Kandang ini terdiri dari bagian bawah yang berupa wadah plastik tertutup (tanpa jaring atau kawat) dan bagian atas berupa jeruji besi dengan jarak bervariasi (tapi tidak lebih dari 1 cm karena hamster bisa lolos).


    - Kandang Unik dan Lucu




    Kandang ini terlihat menarik dengan adanya pipa-pipa penghubung, banyaknya mainan dan segala aksesoris dalam kandang lainnya. Bentuknya beraneka ragam dan harganya mungkin lebih mahal.




    Kelemahan paling besar dari kandang ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk membersihkannya. Membersihkan kandang ini cukup sulit dan membutuhkan waktu yang panjang. Anda harus melepas satu persatu bagian untuk dibersihkan atau disikat.




    Hal lain yang harus diperhatikan adalah pipa penghubung. Biasanya hamster senang bersarang di pipa-pipa ini, tapi sering mengakibatkan bulu yang basah, kusut dan rusak. Karena dengan berdiam di pipa ini hamster biasa tidur di atas kotoran dan kencingnya sendiri. Hal lain tentang pipa adalah sirkulasi udara yang buruk sehingga hamster yang senang berdiam di pipa biasa memiliki bau yang lebih menyengat dibanding hamster normal.


    - Akuarium dan Kontainer Plastik


    Salah satu alternatif kandang hamster yang paling sering digunakan adalah akuarium atau kontainer plastik. Kandang alternatif ini mudah ditemukan dan ukurannya beraneka ragam. Banyak yang menggunakan kandang alternatif ini karena ukurannya yang lebih fleksibel dibanding kandang jenis lain.


    Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda memutuskan untuk memelihara hamster di dalam kontainer atau akuarium. Kandang jenis ini lebih cocok jika Anda menempatkan kandang di ruang ber-AC karena sirkulasi udara tidak sebaik kandang berjeruji besi.


    Selain masalah penempatan dan sirkulasi udara, tinggi sebuah akuarium/kontainer juga harus diperhatikan. Hamster adalah binatang yang pandai memanjat dan melompat jadi akuarium yang terlalu pendek bisa memungkinkan hamster kabur. Biasanya hamster akan memanjat mainan atau botol minumnya untuk kabur dari kandang. Jadi berhati-hatilah dengan masalah ini. Alternatif lain yang biasa digunakan orang adalah dengan memberikan penutup kawat pada bagian atas akuarium. Tapi dengan memberikan penutup ini juga berarti sirkulasi udara menjadi lebih buruk sehingga kandang cepat bau dan sumpek.


    Pada beberapa situasi bahkan kandang akuarium/kontainer ini berbahaya karena makhluk pemangsa lebih mudah mendapatkan akses untuk masuk ke dalam kandang, terutama tikus atau kucing.

Perlengkapan dalam Memelihara Hamster

Rumah Hamster

Mau memelihara hamster?? Tapi belum tahu apa saja yang perlu dipersiapakan sebelum memelihara Hamster?? Nah jangan bingung karena disini aku akan memeberikan sedikit informasi mengenai perlengkapan apa saja yang menjadi dasar sebelum kita memelihara hamster..

Jika kamu  memelihara hamster pertama kali, tentu ada perlengkapan untuk kebutuhan dasar yang sebaiknya kamu beli bersama dengan hamster. Kebutuhan dasar seekor hamster adalah:

1. Kandang
2. Makanan Hamster
3. Serbuk Kayu
4. Botol Minum
5. Tempat Makan
6. Pasir

Dengan keenam perlengkapan di atas hamster dapat hidup dengan baik di rumahmu. Tapi tentu saja perlengkapan lain bisa menjadi bagian yang penting dalam kehidupan seekor hamster, tapi mungkin bisa dibeli di kemudian hari atau bahkan ada yang tidak perlu kamu beli sama sekali.

Tips Memelihara Hamster untuk Pemula

Tips Memelihara Hamster


Anda jatuh hati pada si mungil hamster?

Memang, memelihara binatang pengerat yang satu ini cukup menyenangkan sebab tidak menyita waktu, biaya dan juga tenaga yang berlebih. Istimewanya lagi, oleh karena ukurannya yang mini, hamster tidak akan "memenuhi" area di rumah Anda. Praktis, murah dan lucu! Tapi tunggu dulu, jika Anda seorang pemula, ada beberapa rambu-rambu dasar yang harus Anda terapkan saat memelihara hamster. Rambu-rambu ini kebanyakan dilanggar oleh karena minimnya pengetahuan tentang bagaimana memelihara hamster yang baik juga benar.

Berikut ini diuraikan beberapa tips memelihara hamster yang wajib Anda ketahui. Cermati baik-baik ya.

  1. Pertama, jangan pernah menebar makanan di dalam dasar kandang hamster Anda. Hal ini akan membuat kandang lebih mudah kotor dan juga membuat kandang bau dan mengundang berbagai penyakit. Beli wadah makanan. Pilih yang memiliki berat jangan yang cenderung ringan. Wadah ringan gampang tergeser dan makanan mudah tumpah.
  2. Kedua, jaga kebersihan kandang hamster! Ganti pasir atau serutan kayu yang Anda jadikan alas kandang minimal sekali dalam seminggu. Jika tidak, jangan salahkan jika hamster Anda terlihat lusuh dan bulunya kurang bersih. Salah satu manfaat alas kandang tersebut untuk membersihkan bulu hamster dan juga menyerap air seni. Jadi, malas mengganti pasir atau seritan kayu akan membuat hamster Anda bau!
  3. Ketiga, pilihlah makanan yang benar. Jangan memberi biji bunga  matahari setiap hari. Ingat, makanan berlemak akan membuat hamster Anda terkena obesitas yang berujung pada beberapa penyakit seperti jantung. Kombinasikan dengan takaran yang benar. Agar gizinya terpenuhi. Kacang hijau dan kedelai merupakan alternatif terbaik minim lemak. Coba juga beras merah! Bergizi.
  4. Keempat, saat bermain bersama hamster Anda, jangan pernah coba-coba memegangnya dengan cara berdiri. Hal ini akan memicu stress bagi mereka. Jauh lebih baik jika Anda memegang mereka dalam keadaan duduk. Jauh lebih menyenangkan!
  5. Kelima, jangan pernah menjemur hamster Anda di bawah terik matahari secara berlebihan. Ingat, mereka adalah hewan nokturnal. Siang hari mereka habiskan dengan tidur sedangkan malam hari mereka gunakan untuk mencari makanan. Jadi, mereka cenderung tak "cocok: dengan cahaya matahari berlebih. Yang sedikit saja jauh lebih baik. Di tempat yang teduh.


  6. Keenam, sebelum memegang hamster Anda, pastikan Anda mencuci tangan Anda dengan sabun agar bebauan asing lenyap dari tangan Anda. Mereka sangat sesitif terhadap bau. Dan, mereka mendeteksi Anda dari bau khas Anda. Jika Anda bebauan lain, mereka akan menandai Anda sebagai orang asing.  Jadi, jangan memakai wewangian mencolok ya!
  7. Ketujuh, jangan memberi coklat, jeruk, bawang merah, bawang bombay, bawang putih, seledri, daun bawang dan makanan dengan aroma kuat lainnya! Meski, hamster merupakan hewan omniovra yang bisa menyantap apapun, tapi tubuh mereka tak ramah dengan makanan beraroma kuat. Termasuk yang eraroma citrus! Hati-hati. Poin ini sebenarnya tidak masuk kategori tips memelihara hamster, sebab ini merupakan hal yang kadarnya wajib dilakukan!
  8. Kedelapan, jangan pernah memandikan hamster langsung di air. Terlebih dengan cara merendamnya. Hal ini akan memicu pneumonia! Mereka berasal dari habitat gurun, tak cocok dengan air. Dengan rutin mengganti serutan kayu atau pasir zeloit sudah cukup untuk membersihkan bulu mereka!
  9. Kesembilan, cobalah melengkapi kandangnya dengan aksesoris seperti jungkit-jungkit, bola hamster atau hamsterball, atau Jogging Wheel. Dengan menambahkan mainan ini, ahmster Anda akan jauh lebih aktif dan sering melakukan aktiftas fisik. Sama seperti manusia, hal ini menyehatkan!
  10. Kesepuluh, simpan kandang hamster di tempat yang tidak ramai. Tempat yang bising cenderung mengganggu. Mereka suka tempat yang sepi. Di habitan aslinya, hamster membangun rumah di tempat yang paling tersembunyi. Jadi, cari sudut rumah yang aman, nyaman dan sepi!
  11. Tips memelihara hamster yang terakhir adalah memanjakan mereka dengan pijatan lembut saat Anda sudah dikenalinya sebagai sahabat. Hal ini akan membuat ia semakin dekat dengan Anda tentunya. Selamat mencoba semua tips ini ya. Semoga berhasil!

Cara Mengawinkan Hamster

Cara Mengawinkan Hamster 

Pada prinsipnya, hamster merupakan hewan yang memiliki  sistem reproduksi yang baik. Bahkan di usia 3 minggu, dalam kondisi tertentu hamster sudah siap untuk dibuahi. Meski mudah, tetapi untuk mendapatkan keturunan dengan kualitas yang baik, tetap harus berpatokan pada beberapa aturan tertentu. Sebab jika tidak, kualitas keturunan yang dihasilkan tidak akan optimal.

Pastikan pula Anda mengawainkan hamster dari jenis yang sama. Sebab mengawainkan hamster dari jenis berbeda berpotensi memunculkan jenis hamster yang aneh, penyakit jenis baru yang berbahaya dan merusak rasa hamster yang ada. Tak jarang pula hamster yang dilahirkan normal tetapi gampang terserang pemyakit. Jadi bagi Anda yang seorang pemula, sebaiknya mengawinkan hamster dari jenis yang sama.

Berikut hal yang wajib Anda ketahui untuk mengawinkan hamster :

  1. Satukan Hamster Jantan dan Betina
    Hanya saja, langkah ini tidak selalu mulus. Tak jarang hamster menunjukkan ketidakcocokan seperti saling menyerang dan lain-lain. Jika hal ini berlangsung secara terus-menerus, maka sebaiknya Anda memisahkan kedua hamster tersebut untuk sementara waktu. Kemudian satukan lagi, jika masih tak cocok, berarti mereka tidak bisa dikawinkan. Jadi, rambu pertama dalam mengawinkan hamster adalah kecocokan.
  2. Usahakan Kondisi Kandang Nyaman.
    Buatlah kandang senyaman mungkin agar hamster bisa menjalankan "ritualnya".  Jangan pernah meletakkan kandang di tempat yang riuh dan sering dilewati orang-orang. Hemster menyukai tempat yang senyap dan sunyi saat hendak melakukan perkawinan. Dan jauh lebih optimal lagi jika tak ada cahaya atau dalam keadaan gelap. Hal ini menjadi rambu kedua yang patut Anda perhatikan.
  3. Ketersediaan makanan dan juga perangkat mainan dalam kandang.
    Biasanya saat mengawinkan hamster, kita "mengurungnya" di dalam kandang selama beberapa waktu. Untuk menghindari kondisi dimana mereka merasa terganggu, akan jauh lebih baik jika Anda memenuhi kebutuhan manan dan minum mereka untuk beberapa hari. Selain itu, pastikan juga di dalam kandang terdapat jogging wheel agar ia tak merasa bosan.
  4. Hamster yang hendak kalian kawinkan berusia minimal 6 bulan agar lebih optimal. Para peternak biasanya mengawinkan hamster di usia 3 bulan. Meski minim resiko, tapi usia terbaik sesungguhnya pada angka 6 bulan. Pastikan pula hamster yang hendak Anda kawinkan dalam keadaan sehat. Sebab Anda beberapa penyakit tertentu seperti diabetes dan glukoma yang bersifat genetik atau diturunkan.
 

Setelah semua rambu-rambu terpenuhi, saatnya Anda menyatukan hamster di dalam kandang yang sama. Hamster sendiri aktif di malam hari. Di siang hari mereka cenderung tidur. Jadi aktifitas seksualnya juga terjadi saat mereka sedang aktf. Diamkan kandang  hamster dalam keadaan hening (gelap kalau bisa) selama minimal 3 hari. Setelah itu, tunggu selama beberapa hari, jika tidak tejadi perubahan bentuk tubuh pada hamster betina, Anda bisa mengulangi langkah sebelumnya. Lakukan terus sampai hamster betina hamil. 

Makanan Hamster

Cara Merawat Hamster Yang Baik dan Benar 

Memelihara hamster pasti memerlukan makanannya agar hamster yang kita punya tidak kelaparan, tapi tidak sembarang makanan bisa kita berikan pada hamster kita,, lalu apa sih makanan yang baik di konsumsi hamster kita? ini dia :


1.     Makanan kering untuk hamster

§  Jewawut (putih dan merah)

§  Jagung

§  Gandum/gabah kering

§  Kwaci/ biji bunga matahari

§  Kacang kedelai/kacang hijau

§  Pakan ikan

Semua makanan kering di atas di masukkan ke dalam wadah kedap udara atau kaleng bekas wadah pakan burung dengan takaran 10% jewawut dicampur dengan 5% jagung, gandum/gabah kering, kwaci, kacang kedelai/kacang hijau, pakan ikan lalu di tutup dan kemudian kocok perlahan sampai tercampur jadi satu. Kemdian tinggal diambil sesuai kebutuhan.
 

 
2.     Makanan selingan untuk hamster
 
§  Buah seperti, apel, semangka, pir, pisang

§  Sayur seperti, kecambah, kacang tanah, brokoli, wortel, jagung segar

§  Snack seperti, biscuit cracker, roti tawar, sereal

§  Kacang-kacangan seperti, kacang panjang,kacang kulit/tanah, dan sejenisnya

§  Pakan/biskuit kucing

Makanan diatas diberikan kepada hamster seminggu dan dalam jumlah terbatas/sedikit, karena jika diberikan terlalu banyak dapat berakibat buruk bagi hamster.
 
 

3.     Makanan berbahaya bagi hamster

§  Cokelat

§  Jeruk, lemon, dan sejenisnya

§  Makanan berbumbu

§  Sayuran hijau (mudah busuk)

Makanan diatas sangat berbahaya jika diberikan pada hamster, karena pencernaan hamster sulit untuk mencerna makanan seperti diatas.

Membedakan Jenis Kelamin Hamster

Semua orang terkadang masih bingung untuk membedakan jenis kelamin hamster yang di peliharanya, maka dari itu Dika berbagi sedikit informasi mengenai ciri ciri yang membedakan mana hamster jantan dan mana hamster betina.

Secara kasat mata, untuk membedakan mana hamster jantan dan betina dapat kita lihat pada testis yang terlihat begitu menonjol dan besar pada hamster jantan yang terdapat pada selangkangannya. Tapi ini akan terlihat hanya ketika hamster telah tumbuh menjadi dewasa atau siap untuk di kawinkan teman teman.

Nah, kalau kita ingin membedakan hamster jantan dan betina pada usia dini, bagaiman caranya??
Lihat gambar di bawah ini :

Perbedaan Hamster jantan dan Betina
Kiri : Jantan Kanan: Betina

Terlihat pada gambar bahwa kedua jenis kelamin memiliki 2 buah lubang, yaitu anus dan kemaluan.
  • Pada hamster jantan, posisi keduanya berjauhan.
  • Sedangkan pada hamster betina, posisi keduanya sangat berdekatan sehingga terlihat seperti hanya satu.

Senin, 18 November 2013

Hamster Winter White


Hamster Winter White memiliki penampilan yang mirip dengan hamster campbell, tapi ada beberapa perbedaan ciri fisik. 

Hamster winter white dewasa sedikit lebih kecil dibanding hamster campbell, yaitu berukuran 7 - 9 cm. Umumnya memiliki 3 jenis variasi warna : Normal, Sapphire, dan Pearl.

Karakter hamster ini tenang, banyak juga yang penakut, dan kalau yang jinak biasanya senang memanjat ke tangan manusia. Banyak yang menyukai jenis ini dibanding hamster mini yang lain karena sifat manjanya ini.

Persentase hamster winter white yang jinak lebih banyak dibanding jenis hamster mini yang lain. Hamster jenis ini bisa berubah warna menjadi putih jika ditempatkan di ruangan yang dingin dan kembali menjadi warna aslinya jika ditempatkan di ruangan yang bersuhu normal.

Menurut pendapat saya sendiri hamster ini lebih malas dibanding hamster jenis lain, seperti lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur dibanding bermain. Hamster winter white juga ada yang galak dan menggigit, untuk kasus seperti ini biasanya hamster jenis ini menggigit dengan lebih keras dan sering tidak mau melepas gigitannya. Berbeda dengan hamster campbell yang biasa menggigit tapi kemudian langsung kabur.